oleh

‘Bulukumba Mencari Pemimpin’: Ini Dua Balon Bupati yang Disebut Punya Peluang Besar

MAKASSAR – Bulukumba merupakan salah satu dari 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang akan menggelar Pilkada serentak pada 2020 mendatang.

Dalam sebuah diskusi bertema ‘Bulukumba Mencari Pemimpin Berpengalaman’ yang digelar Poros Pemuda Indonesia di Makassar dengan menghadirkan sejumlah pembicara mulai dari pengamat politik, analis lembaga survei dan tokoh pemuda Bulukumba, Ahad (8/12/2019), dari sejumlah nama bakal calon bupati, ada dua nama yang disebut-sebut memiliki peluang cukup besar untuk memenangkan Pilkada Bulukumba 2020 mendatang.

Dua nama tersebut yakni Tomy Satria Yulianto yang merupakan Wakil Bupati Bulukumba sekaligus Ketua DPD Partai Nasdem Bulukumba, dan Askar Hl, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bulukumba.

Analis Lembaga Survei Serum Institute, Muchtar mengatakan, dua nama tersebut memiliki popularitas tertinggi dari sejumlah bakal calon bupati Bulukumba lainnya.

“Melihat dari beberapa hasil survei yang telah beredar sampai saat ini, Tomy Satria masih berada di posisi teratas untuk popularitasnya sebagai bakal calon bupati Bulukumba. Ini wajar karena dia bisa dikatakan sebagai petahana,” kata Muchtar.

Selain Tomy, di posisi kedua ada Ketua DPC PPP Bulukumba, H. Askar Hl. Ini juga rasional karena beliau adalah pemenang lokal dari pemilihan (Pileg) 2019 kemarin. Lagipula dari empat dapil, PPP berhasil meraih 6 kursi di DPRD Bulukumba,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Abdi mengatakan, daerah seperti Bulukumba memang harus memiliki calon pemimpin yang mempunyai elektabilitas, kapasitas, pengalaman maupun popularitas yang berada di angka 75 hingga 80 persen.

“Jadi tidak boleh di standar 50. Harus di atas rata-rata, supaya masyarakat tidak usah bingung mencari pemimpin, karena memang sudah ada figur-figur yang berpengalaman di situ,” kata Abdi.

Meski begitu, kata dia, bakal calon bupati Bulukumba lainnya masih tetap memiliki peluang untuk bersaing dengan dua nama tersebut. Terlebih, masih ada waktu untuk para bakal calon bekerja mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya masing-masing.

Olehnya itu, Abdi mengingatkan Tomy dan Askar yang saat ini menururt hasil survei tengah berada di atas, untuk tidak meremehkan bakal calon lainnya.

“Saya kira ruangnya tetap terbuka untuk semua bakal calon dengan strateginya masing-masing. Tentu pendatang baru itu harus bekerja maksimal, karena rasa-rasanya tidak ada orang yang langsung punya elektabilitas tinggi tanpa populer dulu,” ujarnya.

Sementara, salah seorang tokoh pemuda Bulukumba, Akbar mengatakan, pihaknya berharap pemimpin yang nantinya terpilih di Pilkada Bulukumba 2020 mendatang harus mampu berinteraksi dengan masyarakat. Bukan hanya sewaktu pencalonan saja, namun juga ketika masyarakat membutuhkan.

“Harapan saya sebagai pemuda, jangan karena momen pilkada semua orang mengakui dirinya orang Bulukumba. Ini yang perlu kita pahami bersama. Jangan-jangan ada niatan lain yang ingin direbut di Bulukumba. Pemimpin yang nantinya terpilih paling tidak aktif berkomunikasi dengan warganya, dan mereka harus ada saat masyarakat membutuhkan,” kata Akbar.

(Muh. Saddam/B)


Komentar

News Feed