oleh

November 2019, Sulsel Alami Inflasi 0,11%

MAKASSAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat, pada November 2019, Sulawesi Selatan mengalami inflasi sebesar 0,11% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 139,03.

“Dari 5 kota di Sulawesi Selatan, Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare dan Palopo mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Parepare sebesar 0,84% dengan nilai IHK sebesar 132,04. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Makassar sebesar 0,04% dengan nilai IHK sebesar 139,96,” kata Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah, Senin (2/12/2019).

Menurut Yos, Inflasi yang terjadi di Sulawesi Selatan pada November 2019 ini disebabkan oleh naiknya harga pada kelompok pengeluaran bahan makanan yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga konsumen (IHK) sebesar 0,29%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,19%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,18%, kelompok kesehatan 0,14%; dan kelompok sandang 0,10%.

“Sementara, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga dan kelompok transportasi, komunikasi, dan keuangan mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,03% dan 0,32%,” paparnya.

Adapun Beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan tertinggi terhadap inflasi Sulawesi Selatan pada November 2019 antara lain; tomat buah, tomat sayur, ikan bandeng, papan, semen, pisang, kacang panjang, rokok putih, bawang merah, nasi dengan lauk.

“Sedangkan 10 komoditas yang dominan memberikan andil deflasi antara lain; cabai rawit, tarif angkutan udara, cabai merah, daging sapi, kangkung, apel, bawang putih, teri, nangka muda, ikan teri basah,” pungkasnya.

(Risman/B)


Komentar

News Feed