oleh

Mensos Klaim Angka Kemiskinan di Indonesia Turun Signifikan Berkat Program PKH

MAKASSAR – Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara mengklaim, Program Keluarga Harapan (PKH) mampu menurunkan angka kemiskinan di Indonesia secara signifikan selama kurun waktu 5 tahun terakhir.

Juliari menyebut, salah satu faktor yang menyebabkan turunnya angka kemiskinan itu yakni adanya kenaikan besaran bantuan sosial dan perluasan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dari program PKH.

“Berdasarkan data, hingga Maret 2019 kemiskinan di Indonesia turun menjadi 9,41 persen. Jumlah KPM di tahun 2015 dari 3,5 Juta meningkat signifikan menjadi 10 juta di tahun 2019. Begitupula kenaikan dari sisi anggaran, pada tahun 2015 sebesar Rp6,4 trilliun menjadi Rp34,2 trilliun pada tahun 2019,” kata Juliari di acara PKH Appreciation Day 2019, di Hotel Claro Makassar, Rabu (27/11/2019) malam.

Bersamaan dengan kenaikan target dan anggaran itu, kata dia, inovasi untuk peningkatan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat juga terus dilakukan.

“Tahun 2016 lalu dilakukan transformasi penyaluran dari tunai ke nontunai, dan pada tahun 2018, kita bekerja sama dengan Kementerian Keuangan meluncurkan sistem konfirmasi data melalui aplikasi OM-SPAN untuk mengatasi bantuan gagal transfer,” terangnya.

Kedepan, kata dia, pihaknya akan terus mendorong kebijakan program bantuan sosial untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat, agar para penerima manfaat berdaya dan mandiri secara sosial dan ekonomi.

“PKH kedepan harus banyak mengraduasi, menumbukan kreatifitas ekonomi, memunculkan ibu-ibu entepreneur, sehingga memiliki dampak sosial di lingkungan terdekatnya,” pungkasya. (Risman/A)


Komentar

News Feed