oleh

Sejumlah OPD Lingkup Pemprov Sulsel Masih Pelit Memberikan Informasi, Ini Kata Nurdin Abdullah

MAKASSAR – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel masih terkesan tertutup dan “Pelit” memberikan informasi kepada publik.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meminta kepada seluruh jajarannya untuk lebih terbuka dan transparan dalam memberikan informasi kepada publik.

Nurdin mengatakan, seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel harus meninggalkan pola-pola lama, dan bisa mengikuti perkembangan arus informasi dan teknologi.

“Sekarang era keterbukan, era transformasi informasi. Apa saja harus transparan. Pokoknya OPD yang masih menggunakan pola lama, tidak mengikuti arus informasi teknologi akan ditinggal. Pasti akan ditinggal, percaya saja,” kata Nurdin, Senin (14/10/2019).

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu menegaskan, masyarakat saat ini membutuhkan komunikasi dan informasi tentang apa saja program-program yang menjadi prioritas Pemprov Susel di tahun 2020 mendatang.

“Makanya kita berharap, setiap selesai kegiatan teman-teman media tinggal mencatat dan tidak lagi bertanya. Kalau tidak bertanya berarti informasi sudah terbuka. Tapi kalau masih harus bertanya, kan berarti masih ada hal-hal yang ditutupi. Apa sih kesulitan kita kalau kita transparan? Itu penting, karena disitu lahirnya trust,” ujarnya.

Nurdin mencontohkan, salah satu keterbukaan informasi yang akan menjadi fokus pembenahannya adalah pengadaan rambu-rambu yang memberikan informasi tentang penunjuk arah daerah-daerah yang ada di Sulsel.

“Bagi orang yang baru pertama kali ke Sulsel dan mau ke Toraja, begitu sampai di Maros mereka bingung, berapa kilo lagi ke Toraja. Itu karena di jalan tidak ada informasi perjalanan ke Toraja itu berapa kilo. Belum lagi dapat pertigaan, bingung mau ke kiri atau ke kanan kalau mau ke Toraja. Makanya tahun 2020, setengah dari provinsi ini, semua rambu-rambu itu harus sudah selesai,” pungkasnya.


Komentar

News Feed