oleh

Pemerintah Kucurkan Dana Hibah Rp1,9 T untuk Pembangunan Rumah Korban Gempa Palu

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menandatangani bantuan hibah daerah sebesar Rp1,9 triliun kepada 3 bupati (Sigi, Donggala dan Parigi Moutong) dan 1 wali kota (Palu) di Provinsi Sulawesi Tengah, yang daerahnya terdampak korban gempa di Palu, September tahun 2018 lalu.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengatakan, dana ini diharapkan sudah masuk ke rekening kas daerah dalam waktu tujuh hari kerja. Selanjutnya, dana tersebut akan ditransfer ke rekening perorangan kepada masyarakat yang terdampak bencana, baik yang rumahnya rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.

“Masing-masing senilai Rp50 juta, Rp25 juta, dan Rp10 juta,” kata Doni kepada wartawan usai mengikuti rapat intern di Kantor Presiden, Jakarta, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Selasa (8/10/2019) siang.

Doni merinci, untuk program relokasi, total seluruhnya mencapai 11.643, terdiri dari relokasi yang nanti akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR sejumlah 8.788 unit rumah, bantuan dari AHA Center sebanyak 75 unit, bantuan dari Mayapada Foundation sebanyak 100 unit, dan bantuan dari Budha Tzu Chi yang sekarang sudah dikerjakan sebanyak 2.500 unit.

Doni mengungkapkan, masih ada sedikit persoalan untuk relokasi, utamanya terkait dengan masalah kebutuhan tanah. Akan tetapi, atas perintah Wakil Presiden Jusuf Kalla saat berkunjung ke Palu, Senin (7/10/2019) kemarin, hal itu akan segera dituntaskan.

Selain itu, kata dia, sesuai dengan arahan wakil presiden juga pada saat rapat yang lalu di Kantor Wapres, supaya pola relokasi untuk korban gempa di Palu itu mengikuti pola yang dilakukan di NTB, yaitu melibatkan unsur TNI dan Polri.

“Jadi kekurangan lahan sekitar 15 hektare mudah-mudahan bisa selesai,” ujarnya.

Doni menambahkan, pemerintah juga mendapat bantuan hibah luar negeri sebanyak 4.522 unit rumah, dan ini sudah berlangsung selama 3 bulan. Sejauh ini sudah ada 3.000 unit rumah yang dalam proses, dan 60 diantaranya sudah jadi.

Kemudian untuk insitu lainnya yang merupakan dana hibah daerah, untuk rusak berat mencapai 15.448 unit rumah, rusak sedangnya 27.706 unit, dan rusak ringan 42.609 unit.

“Jadi total semuanya 101.748. Ini yang tadi disampaikan, yang insitu mendapat alokasi dana senilai Rp1,9 triliun dari pemberian Kementerian Keuangan,” pungkas Doni.

Komentar

News Feed