oleh

Kemensos Akan Berikan Santunan Rp15 Juta untuk Korban Tewas Rusuh Wamena

JAKARTA – Kementerian Sosial akan memberikan santunan sebesar Rp15 juta per jiwa kepada keluarga korban tewas dalam kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Hal tersebut disampaikan langsung Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Jadi berapa pun itu yang menjadi korban meninggal, akan kami berikan santunan ahli waris sebesar Rp15 juta per jiwa, yang akan kami salurkan pada keluarga,” kata Agus, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (3/10/2019) kemarin.

Selain santunan untuk korban tewas, kata dia, pemerintah pusatjuga akan menyalurkan bantuan dana lewat program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada para pemilik warung atau tempat usaha yang terkena dampak kerusuhan beberapa waktu lalu.

“Toko-toko dan warung-warung yang terdampak kerusuhan akan kami bantu berupa dana stimulan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan dana dalam program UEP ini sepenuhnya tergantung usulan dari pemerintah provinsi setempat, dengan mekanisme penyaluran bantuannya dilakukan lewat transfer bank.

“Pemprov di sana akan melakukan verifikasi masyarakat yang berhak menerima bantuan ini dan menyampaikan datanya. Dana stimulan ini untuk membantu percepatan agar toko dan warung segera pulih, ekonomi di tingkat lokal bisa berjalan normal kembali,” jelasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya 32 orang tewas dalam kerusuhan di Wamena pada Senin (23/9/2019) lalu. Selain korban tewas, kerusuhan tersebut juga membuat belasan ribu orang mengungsi. Hingga Rabu (2/10/2019), tercatat sebanyak 11.646 orang telah meninggalkan Wamena.

Komentar

News Feed