oleh

Bawaslu Makassar Akan “Curi Start” Rekrut Penyelenggara Ad Hoc

MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar rencananya akan mulai melakukan tahapan penjaringan anggota penyelenggara Ad Hoc untuk Pilwalkot Makassar 2020, lebih awal dari jadwal yang ditentukan dalam Peraturan Komisi Pemilihan (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Penyelenggara Ad Hoc tersebut meliputi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panitia Pengawas Lapangan (PPL), dan Panitia Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS)

Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari mengatakan, penjaringan dan perekrutan anggota penyelenggara Ad Hoc untuk Pilwalkot Makassar 2020 yang dilakukan lebih awal dari jadwal di PKPU ini dilakukan karena Panwascam, PPL, dan Panitia Pengawas TPS ini nantinya akan mengawasi proses perekrutan panitia Ad Hoc yang akan direkrut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kecamatan dan kelurahan, yakni Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“KPU kan akan mulai melakukan perekrutan panitia Ad Hoc itu bulan Januari, makanya kita mulai lebih dulu di bulan Desember. Karena nantinya mereka yang akan mengawasi proses perekrutan panitia Ad Hoc yang dibentuk KPU di kecamatan dan kelurahan. Jadi itu alasannya kenapa kita lakukan lebih cepat,” kata Nursari, Jumat (4/10/2019).

“Jumlah yang penyelenggara Ad Hoc yang akan kita rekrut itu untuk Panwascam 45 orang, PPL 153 orang, dan pengawas TPS sebanyk 2.099 orang,” tambahnya.

Untuk besaran honor penyelenggara Ad Hoc yang akan dibentuk Bawaslu, Nursari mengatakan, pihaknya tetap akan mengacu pada
Peratunran Menteri Keuangan (Permenkeu).

“Kalau untuk standarisasi pemberian honorarium penyelenggaraan Ad Hoc itu sudah ditetapkan dalam Permenkeu. Itu yang kita ikuti,” pungkasnya. (Muh. Saddam/B)


Komentar

News Feed