oleh

Kembali Kalah di Laga Tandang, Langkah PSM untuk Mewujudkan Target Juara Semakin Berat

MALANG – PSM Makassar kembali menderita kekalahan di laga tandangnya kontra tuan rumah Arema FC pada lanjutan pekan ke-22 Liga 1 2019, Rabu (2/10/2019) malam.

Pada babak pertama, permainan kedua tim cukup berimbang. Baik PSM maupun Arema silih berganti melakukan serangan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta tak satupun berbuah gol. Hingga turun minum, skor tetap imbang 0-0.

Di awal babak kedua, permainan kedua tim masih berimbang. PSM mulai “pincang” di menit ke-53, saat Hasyim Kipuw yang bermain di posisi bek kiri dihadiahi kartu kuning kedua (kartu merah) oleh wasit karena melakukan pelanggaran terhadap pemain Arema FC.

Unggul jumlah pemain membuat tim tuan rumah bisa bermain lebih agresif. Petaka bagi PSM datang di menit ke-64, Sylvano Comvalius berhasil membobol gawang PSM yang dijaga Hilman Syah, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang PSM.

Unggul 1 gol tak membuat Arema mengendurkan tempo permainan. Tim tuan rumah terus menggempur pertahanan PSM. Alhasil, di menit ke-71, M Rafly yang baru masuk langsung berhasil lolos dari perangkap offside yang coba diterapkan pemain belakang PSM dan menggandakan keunggulan Arema menjadi 2-0.

Kekalahan dari Arema ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun yang dialami PSM di tiga laga terakhirnya, sekaligus memperpanjang rekor tak pernah menang di laga tandangnya musim ini. Dimana dari total 10 laga tandang yang telah dilakoni, PSM hanya bisa meraih 3 kali hasil imbang dan menderita 7 kali kekalahan.

Dengan hasil ini, PSM tertahan di posisi 9 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan total raihan 27 poin, hasil dari 19 pertandingan yang telah dilakoni, terpaut selisih 21 poin dari Bali United yang sejauh ini sudah melakoni 20 laga dan menjadi pemuncak klasemen. Langkah PSM pun semakin berat untuk bisa mencapai target mengawinkan Piala Indonesia dengan Piala Liga 1 musim ini.

Komentar

News Feed